MEDAN — Pengelolaan keuangan negara bukan sekadar urusan teknis anggaran, melainkan pelaksanaan amanat konstitusi untuk mewujudkan keadilan dan kemakmuran rakyat. Pandangan itu menjadi benang merah buku Keadilan Finansial dalam Pengelolaan Keuangan Negara: Perspektif Hukum Tata Negara karya advokat Novel Suhendri, A.Md., S.H., M.H., terbitan PT Nas Media Indonesia (Nasmedia), Jakarta, September 2026.
Buku setebal 272 halaman dengan editor Abdu Fadli Ansor Dwiky S, S.H., M.H. ini mengajukan keadilan finansial sebagai asas konstitusional yang mengikat dalam pengelolaan keuangan negara. Novel menjabarkannya ke dalam empat dimensi, yaitu keadilan distributif, alokatif, prosedural, dan restoratif.
Pokok persoalan yang disorot adalah jarak antara hukum yang tertulis dan hukum yang dijalankan. Novel menelaah lemahnya transparansi, akuntabilitas, dan pengawasan, disparitas normatif dan empiris dalam penanganan perkara keuangan negara, serta ketimpangan fiskal antara pusat dan daerah. Pada bagian akhir, buku ini menawarkan arah kebijakan dan strategi implementasi keadilan finansial.
Novel tercatat sebagai mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Buku ini melanjutkan pengembangan Teori Keadilan Finansial yang sebelumnya ia terapkan pada hukum pemilihan kepala daerah.
Selain dapat dipesan dalam edisi cetak melalui WhatsApp 0815 5583 8789, buku ini tersedia dalam versi elektronik di Google Buku.
Catatan redaksi: Novel Suhendri adalah CEO/Founder PT Trivelia Media Nusantara, penerbit media ini.
